Analisis Faktor Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS)

Authors

  • Ratna Sabilla - Politeknik Indonusa Surakarta
  • Wahyu Ratri Sukmaningsih Politeknik Indonusa Surakarta
  • Rizka Licia

DOI:

https://doi.org/10.46808/mik.v5i1.207

Keywords:

Kedisiplinan, Ketersediaan SOP, Kelengkapan Rekam Medis Elektronik, Pelatihan, Pengetahuan

Abstract

Data rekam medis memuat informasi esensial mengenai data diri pasien, hasil pemeriksaan dan diagnosis, tindakan medis dan prosedur serta layanan lainnya yang diberikan selama proses perawatan. Kelengkapan rekam medis sangat krusial karena mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan. Pengambilan keputusan yang tepat, pengobatan yang efisien dan pemantauan perkembangan pasien yang tepat dapat terwujud melalui rekam medis yang komprehensif. Namun, tidak akuratnya informasi dalam rekam medis dapar menyebabkan masalah serius dikemudian hari. Studi ini bertujuan untuk meneliti sejumlah faktor pengaruh kelengkaoan pengisian rekam medis elektronik. Metode yang diterapkan yaitu kuantitatif analitik observasional dengan sampel 30 petugas rawat jalan dan 30 rekam medis elektronik pasien rawat jalan. Variabel penelitian meliputi pengetahuan, pelatihan, kedisiplinan dan ketersediaan SOP dengan menerapkan kuesioner dan lembar checklist untuk memperoleh data. Hasil temuan tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan pengetahuan (p=0,034), pelatihan (p=0,000), kedisiplinan (p=0,000) dan ketersediaan SOP (p=0,002). Peningkatan pada faktor tersebut berpotensi memperbaiki kualitas pengisian rekam medis dan mutu pelayanan kesehatan serta menjadi panduan bagi rumah sakit untuk meningkatkan kelengkpaan rekam medis elektronik dan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Downloads

Published

2026-04-10

How to Cite

-, R. S., Wahyu Ratri Sukmaningsih, & Rizka Licia. (2026). Analisis Faktor Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS). Journal Health Information Management Indonesian, 5(1), 8–13. https://doi.org/10.46808/mik.v5i1.207